Daffa Ainur Rahman

Angkatan :

Angkatan 5

Prestasi :

Perguruan Tinggi :

Universitas Airlangga

Cerita Singkat :

Dari keluarga sederhana dan dibesarkan oleh ibu tunggal, Daffa Ainur Rahman tumbuh dengan tekad kuat. Alumni ICMBS ini kini menjadi Duta UNAIR dan Duta Fakultas Kedokteran. Baginya, keterbatasan bukan alasan berhenti bermimpi, tapi alasan untuk terus berjuang.

Di balik sosok ramah dan penuh semangat seorang Daffa Ainur Rahman, tersimpan kisah perjuangan yang luar biasa.

Ia adalah anak keempat dari empat bersaudara, lahir dari keluarga sederhana.

Sejak kecil, Daffa sudah merasakan bagaimana perjuangan hidup seorang ibu tunggal yang membesarkan anak-anaknya seorang diri.

Saat Daffa masih duduk di bangku taman kanak-kanak dan akan masuk SD, sang ayah sudah tiada. Sejak saat itu, kehidupan keluarga mereka berubah total.

Mereka hidup dalam keterbatasan bahkan, besok bisa makan apa pun belum tentu pasti.

Namun, justru dari situ lahir tekad besar dalam diri Daffa. Ia tumbuh dengan semangat pantang menyerah dan mimpi yang tinggi: menjadi seorang dokter.

Perjalanan menuju cita-cita itu tidak mudah. Namun takdir mempertemukannya dengan ICMBS (Insan Cendekia Mandiri Boarding School), lembaga pendidikan yang bukan hanya mendidik kecerdasan, tetapi juga menumbuhkan karakter, kepercayaan diri, dan keberanian untuk bermimpi besar.

Menurut Daffa, bergabung di ICMBS adalah berkah besar dari Allah SWT. Di sanalah ia belajar bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih masa depan, melainkan bahan bakar untuk terus melangkah.

Kini, Daffa sudah berada di semester 7 Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

Tak hanya berprestasi secara akademik, ia juga dipercaya menjadi Duta Universitas Airlangga dan Duta Fakultas Kedokteran sebuah pencapaian yang lahir dari kerja keras, disiplin, dan nilai-nilai karakter yang ia pelajari sejak di ICMBS.

Bagi Daffa, hidup adalah tentang berani mengambil kesempatan dan mengadvokasikan diri sendiri.

Ia percaya bahwa menjadi anak yatim bukan alasan untuk menyerah atau berbuat nakal — justru seharusnya menjadi alasan untuk berkembang dan memacu diri lebih jauh.

Dengan penuh rasa syukur, Daffa menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanannya.

“Terutama untuk ICMBS, Yayasan Yatim Mandiri, dan Orang Tua Asuh yang selalu mendukung kami. Tanpa mereka, mungkin saya tidak akan sampai di titik ini,” ujarnya dengan senyum yang tulus.

Kini, Daffa terus melangkah, membawa semangat untuk membuktikan bahwa mimpi besar bisa tumbuh dari tempat yang sederhana, selama ada keyakinan, doa, dan usaha yang tak kenal lelah.

Jadi Orang Tua Asuh

Mau jadi bagian dari kesuksesan mereka? Yuk gabung jadi Orang Tua Asuh sekarang!

Gabung Jadi Orang Tua Asuh

#BahagiaJadiOrangTuaAsuh.

Yatim Mandiri sejak tahun 1994 berkomitmen untuk membantu yatim dhuafa di Indonesia agar bisa mandiri melalui program pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar, menengah, atas hingga  perguruan tinggi.

Lebih dari 7 juta+ penerima manfaat sudah merasakannya, bahkan tidak sedikit dari mereka yang berawal dari penerima manfaat menjadi donatur di Yatim Mandiri.

Informasi :

WA :  0811 1343 577 | Telp: (031) 8283 488

[email protected]