
Afriansyah Putra mengenal Yatim Mandiri berawal dari ajakan seorang teman yang membawanya ke sanggar les di belakang sekolah.
Di tempat sederhana itu, ia belajar matematika sekaligus sering ikut kegiatan santunan. Dari sana, ia mulai dekat dengan dunia Yatim Mandiri.
Hidup Afriansyah tidak mudah. Ayahnya sudah tiada sejak ia berusia 4 tahun. Sang ibu pun menjadi sosok yang tangguh, berjualan gorengan demi mencukupi kebutuhan keluarga sekaligus mendidiknya agar tetap tumbuh menjadi anak yang kuat.
Di ICM, semangat belajarnya berbuah prestasi. Ia meraih Juara 1 lomba MHQ, ikut lomba IT di SMK Telkom SDA, hingga berpartisipasi dalam lomba basket di SMA Raudhatul Jannah SDA. Setiap langkah kecil itu menjadi pijakan besar untuk mewujudkan mimpinya.
Cita-cita Afriansyah adalah menjadi agen ekspor sekaligus pengusaha sukses. Ia ingin mandiri, berdiri di atas kakinya sendiri, dan yang terpenting: membanggakan ibunya yang telah berjuang tanpa kenal lelah.
Afriansyah adalah gambaran nyata seorang anak yang tidak menyerah meski jalannya penuh ujian. Ia berjuang bukan hanya untuk dirinya, tapi juga demi seorang ibu yang telah mengorbankan segalanya.
Yuk, jadi bagian dari perjalanan Afriansyah meraiih cita-citanya dengan gabung jadi Orang Tua Asuh (OTA) Yatim Mandiri.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik