
Bantu Ridlo Wujudkan Mimpi, Dari Keterbatasan Menuju Prestasi
Di balik senyumnya, Ahmad Ridlo Aryan pernah merasakan titik terendah dalam hidupnya.
Demi membeli sepatu bola murah, ia menabung hingga Rp135.000, lalu ibunya menambahkan sisanya.
Namun, sepatu itu hanya kuat dipakai sembilan kali sebelum rusak. Meski kecewa, pengalaman itu mengajarkannya arti perjuangan, kesabaran, dan keteguhan hati.
Ridlo pertama kali mengenal Yatim Mandiri dari Bu Atun, pembina sanggar di dekat rumahnya. Dari Bu Atun pula ia tahu tentang sekolah beasiswa ICMBS.
Tanpa ragu, ia berkata, “Bu, saya mau daftar.” Dengan penuh semangat, Bu Atun mendaftarkannya, hingga Ridlo lolos tes di Graha Yatim Mandiri, lantai 4.
Sebelum masuk ICMBS, Ridlo mengaku jarang membantu ibunya.
Namun kini, setiap liburan, ia lebih memilih membantu ibu daripada sekadar bermain HP. Di rumah sederhana, Ridlo tinggal bersama ibu dan kakaknya, hidup harmonis dengan saling mendukung.
Meski belum banyak meraih prestasi besar, Ridlo yakin ICMBS adalah tempat terbaik untuk tumbuh. Ia punya cita-cita mulia: menjadi atlet basket.
Bukan sekadar untuk dirinya, tapi agar bisa membanggakan ibu, keluarga, dan kelak membantu orang-orang yang membutuhkan.
Mari dukung Ahmad Ridlo Aryan menggapai mimpi menjadi atlet basket. Jadilah Orang Tua Asuh (OTA) Yatim Mandiri, karena setiap dukungan Anda adalah langkah besar menuju masa depannya.
-
Januari, 18 2026
Campaign is published
