
Akbar Putra mengenal Yatim Mandiri saat ia mulai bersekolah di ICMBS. Kehidupannya di asrama berjalan lancar. Ia aktif dalam organisasi, terbiasa mengisi waktu dengan kegiatan positif, dan terus berusaha berkembang.
Akbar hidup bersama ibunya yang bekerja sebagai terapis bekam, serta kakaknya yang baru saja menyelesaikan pengabdian di Gontor dan kini menjadi mahasiswa baru di UNESA jurusan PG PAUD.
Meski berasal dari keluarga sederhana, dukungan dan kasih sayang mereka menjadi penyemangat terbesar dalam perjalanan Akbar.
Awalnya, di kelas 7 dan 8, Akbar jarang mengikuti lomba. Namun, memasuki akhir kelas 8 hingga kelas 9, ia mulai berani mencoba berbagai ajang lomba, mulai dari IT, bahasa Inggris, IPS, dan lainnya.
Meski belum pernah membawa pulang piala, semangat belajarnya tidak pernah padam.
Cita-cita Akbar adalah menjadi programmer. Dunia coding dan IT membuatnya bersemangat.
Baginya, profesi ini bukan hanya soal masa depan cerah, tetapi juga kesempatan bekerja dari rumah agar bisa menemani ibunya. Sebuah impian yang sederhana namun penuh makna.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik