
Bintang Bagas Wijaya, siswa kelas 7A dengan hafalan 3,5 juz, pertama kali mengenal ICM dari media sosial dan cerita keluarga. Ia memutuskan untuk belajar di sini karena ingin menambah banyak teman serta kenalan dari luar kota.
Bintang tinggal bersama ibu dan tiga saudaranya. Sejak ayahnya meninggal pada tahun 2015, kondisi ekonomi keluarga berubah drastis.
Kakaknya harus bekerja membuat tas wanita, kadang dibantu oleh sang ibu. Saat itu, adiknya yang baru berusia satu minggu bahkan harus ikut tinggal bersama budhe dan mbah.
Walau kehilangan ayah sejak kecil, Bintang tetap tumbuh menjadi anak yang berprestasi. Ia pernah meraih juara 3 lomba renang gaya bebas dan juara 1 lomba gaya dada.
Kini, Bintang punya cita-cita besar yaitu menjadi pengusaha tas. Dengan usaha itu, ia ingin membahagiakan ibunya dengan memberangkatkan haji, sekaligus membiayai sekolah adiknya.
Semangatnya dalam menghafal Al-Qur’an dan mengejar prestasi adalah bentuk baktinya pada keluarga dan doa untuk almarhum ayahnya.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik