
Bintang Pranata, siswa kelas 7A, pertama kali mengenal ICM/Yatim Mandiri dari kakak sepupunya. Dari situlah muncul tekad untuk mondok, bukan hanya agar bisa belajar agama lebih dalam, tapi juga supaya lebih mandiri dan disiplin.
Kehidupan keluarganya di Palembang berjalan baik dan sehat.
Ayah dan ibunya berjualan makanan serta minuman ringan untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Bintang sendiri memiliki empat saudara yang selalu jadi penyemangatnya.
Meski hidupnya baik-baik saja, Bintang menyimpan satu kerinduan besar—rasa kangen pada orang tuanya yang jauh di Palembang.
Kesedihan itu tidak ia biarkan menghentikan langkahnya. Justru ia jadikan semangat untuk belajar lebih serius dan fokus mengejar cita-citanya.
Bintang bercita-cita menjadi Tentara AD. Ia percaya dengan banyak berolahraga, disiplin, dan tekun beribadah, ia bisa menjadi pribadi yang kuat dan bermanfaat.
Impian terbesarnya adalah bisa membantu orang-orang yang sedang kesusahan, sekaligus membanggakan kedua orang tuanya.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik