
Fathan Sektiawan adalah siswa kelas 7A yang saat ini sudah berhasil menghafal 1,5 juz Al-Qur’an.
Fathan lahir dari keluarga yang penuh perjuangan. Sejak ayahnya wafat, ibunya harus berjuang keras menghidupi 4 anak sendirian.
Awalnya, sang ibu berjualan jamu keliling. Namun, demi keberlangsungan keluarga, akhirnya beliau mendapat pekerjaan baru dari pamannya di Singapura.
Melihat betapa kerasnya perjuangan sang ibu, Fathan memutuskan untuk mondok sejak kelas 1 hingga sekarang agar bisa lebih mandiri dan fokus dalam belajar.
Kesedihan mendalam yang masih membekas adalah ketika ibunya jatuh dari bukit hingga tulangnya bergeser.
Bagi Fathan, itu menjadi momen yang berat dan penuh ujian. Namun, ia memilih untuk tetap kuat, menghadapi kesedihan dengan berdoa dan bekerja keras.
Meski hidup dalam keterbatasan, Fathan tetap berprestasi. Ia pernah menjuarai lomba adzan, menerima penghargaan dalam hafalan Juz 30 dan surat An-Naba, serta menguasai gerakannya dengan baik.
Semua itu menjadi bukti bahwa semangat tidak pernah padam meskipun banyak ujian yang harus dilalui.
Fathan punya cita-cita menjadi pembalap mobil profesional. Bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi agar bisa membawa nama harum Indonesia di kancah dunia dan tentu saja membahagiakan ibunya yang selama ini berjuang tanpa lelah.
Agar cita-cita Fathan tercapai, kamu bisa support dengan menjadi Orang Tua Asuh.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik