
Belajar Mandiri, Kiandra Bangun Cita di ICM
Kiandra Bayu, anak yatim asal Mojokerto yang dikenal sebagai kota onde-onde, memiliki kisah perjalanan yang penuh makna.
Perkenalannya dengan Yatim Mandiri bukanlah hal yang direncanakan, melainkan datang melalui sosok yang sangat ia cintai neneknya.
Saat itu, nenek Kiandra sedang berjualan di sebuah perumahan dekat rumah, dan di sanalah ia melihat Asrama Kemandirian Yatim Mandiri.
Rasa ingin tahu nenek membuatnya bertanya-tanya, hingga akhirnya membawa kabar itu pulang dan menyampaikannya pada ibu Kiandra. Dari situlah perjalanan Kiandra bersama Yatim Mandiri dimulai, hingga akhirnya ia bisa bergabung ke ICM.
Alasan Kiandra memilih ICM sangat sederhana namun tulus. Baginya, sekolah ini terlihat bagus, besar, dan yang lebih penting—ia bisa mendapatkan pendidikan secara gratis. Sebuah kesempatan besar yang tidak disia-siakan.
Di balik kehidupannya yang tampak tenang, Kiandra juga menyimpan cerita tentang kesedihan yang mendalam. Ia pernah kehilangan ayah yang sangat ia sayangi.
Sejak saat itu, ibunya harus berjuang keras menghadapi berbagai cobaan, mulai dari hutang hingga teror orang-orang yang tak jelas. Namun dari semua itu, Kiandra belajar arti keteguhan dan semangat untuk terus melangkah.
Kini, bersama ICM, Kiandra melanjutkan perjalanannya. Dengan semangat belajar dan tekad kuat, ia ingin membuktikan bahwa masa depan yang baik bisa diraih meski perjalanan hidup tak selalu mudah.
-
April, 30 2026
Campaign is published
