
Namanya Naufal Miftahul, ia adalah seorang anak yang tumbuh dengan keteguhan hati.
Sejak kecil, ia mengenal Yatim Mandiri melalui Pak Hairul yang memiliki cabang YISI, hingga akhirnya bisa bersekolah di ICM. Bagi Naufal, masuk ICM adalah pilihan besar karena ia ingin belajar tanpa terlalu membebani orang tua.
Naufal tinggal bersama mama, om, dan adiknya.
Sejak ayahnya meninggal dunia, beban keluarga semakin berat karena selain kehilangan sosok kepala keluarga, mereka juga harus menghadapi utang yang ditinggalkan.
Meski demikian, sang mama yang berprofesi sebagai guru tetap tegar berjuang demi anak-anaknya. Dari perjuangan itulah Naufal belajar arti tanggung jawab, semangat, dan keteguhan.
Di ICM, Naufal terus mengasah bakatnya. Ia aktif di bidang futsal dan banjari, dua hal yang membuatnya semakin percaya diri dan berkembang.
Tak hanya itu, ia juga memiliki cita-cita besar: menjadi seorang mekanik kapal. Dengan tekad dan doa, ia ingin membanggakan mama dan membantu meringankan beban keluarga.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik