
Rakha Permana Putra, siswa kelas 7A, adalah anak yang penuh semangat meski hidupnya tidak selalu mudah.
Sejak kecil, Rakha tumbuh bersama ibu dan adiknya. Sang ibu bekerja menerima pesanan kue untuk mencukupi kebutuhan keluarga, sementara kakaknya sudah menikah dan sering berpindah kerja.
Keputusan Rakha untuk masuk ICM adalah bentuk cintanya pada sang ibu agar tidak perlu repot mencari sekolah lagi dan tak terbebani biaya tambahan.
Kesedihan terbesar Rakha adalah ketika ia menyadari bahwa ayahnya telah tiada, sebuah kehilangan yang dalam di masa kecilnya.
Namun, Rakha berusaha bangkit dengan cara melakukan aktivitas yang ia sukai agar bisa mengalihkan rasa sedihnya.
Meski harus menghadapi keterbatasan, Rakha tetap menunjukkan prestasi. Saat duduk di bangku kelas 6 SD, ia berhasil meraih juara 3 dalam lomba pramuka.
Prestasi ini menumbuhkan rasa percaya diri bahwa ia mampu mengukir lebih banyak pencapaian di masa depan.
Cita-cita Rakha adalah menjadi seorang pengusaha kuliner dengan membuka restoran kue. Baginya, kue bukan hanya makanan manis, tapi juga simbol kebahagiaan yang bisa dibagikan kepada orang lain.
Ia ingin membuat kue yang enak dengan harga terjangkau, sehingga semua orang bisa merasakan manisnya hidup tanpa harus mengeluarkan biaya mahal.
Rakha percaya bahwa lewat cita-cita ini, ia bisa membahagiakan ibu yang selama ini berjuang keras, sekaligus memberikan manfaat bagi banyak orang.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik