Ahmad Fahmi Ardiansa, kelas 7A, harus kehilangan ayahnya tahun 2024 karena sakit liver. Kini ia hidup bersama ibu yang berjualan nasi tongkol & rawon. Pendiam tapi sopan, Fahmi rajin berdoa dan bercita-cita menjadi TNI AD agar bisa membanggakan ibunya.