Putar ke sudut yang benar.
Ahmad Satria kehilangan ayah sejak usia 3 tahun. Dibesarkan oleh ibu seorang diri, ia tumbuh penuh semangat. Pernah juara pantomim & futsal di SD, kini ia menimba ilmu di ICMBS dengan beasiswa anak yatim. Satria bertekad membanggakan ibu lewat prestasi dan kerja kerasnya.

Sapaan :