Afriansyah Putra, ditinggal ayah sejak kecil, tumbuh bersama ibu yang berjualan gorengan. Meski sempat gagal beasiswa, ia akhirnya diterima di ICM. Kini, ia meraih prestasi dan bermimpi jadi pengusaha agar bisa membanggakan ibunya.
Yatim Mandiri sejak tahun 1994 berkomitmen untuk membantu yatim dhuafa di Indonesia agar bisa mandiri melalui program pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar, menengah, atas hingga perguruan tinggi.
Lebih dari 7 juta+ penerima manfaat sudah merasakannya, bahkan tidak sedikit dari mereka yang berawal dari penerima manfaat menjadi donatur di Yatim Mandiri.