Fathan Sektiawan, santri kelas 7A dengan hafalan 1,5 juz. Sejak ayahnya wafat, ia melihat perjuangan ibunya yang tak kenal lelah. Pernah diuji saat ibunya jatuh dari bukit, Fathan tetap tegar. Berprestasi di lomba adzan, ia bercita-cita jadi pembalap mobil profesional yang membanggakan Indonesia.